ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (MANGGA)

 Mangga memiliki banyak varietas. Ada yang menyebutkan, setidaknya terdapat 2.000 jenis mangga di dunia. Bentuk mangga ada yang bulat penuh, seperti mangga gedong, dan bulat panjang, seperti mangga harumanis dan mangga manalagi, Mangga kopek berbentuk bulat pipih, sedang mangga golek lonjong.

Kendati bentuk, ukuran, warna, dan citarasa buah mangga beragam. Dari segi gizi semuanya hampir tidak jauh berbeda. Mangga ranum segar mengandung air sekitar 82 persen, vitamin C 41 mg, dan energi/kalori 73 Kal per 100 gram. Pada setiap 100 gram mangga muda, mangga yang masih mentah—terkandung air lebih kurang 84 persen, vitamin C 65 mg, dan energi 66 Kal. Energi dalam mangga muda rendah karena lebih banyak mengandung zat pati, yang akan berubah menjadi gula dalam proses pematangan.

Sebagian besar energi mangga berasal dari karbohidrat berupa gula, yang membuatnya terasa manis. Kandungan gula ini didominasi oleh gula golongan sukrosa. Kandungan gula dalam mangga berkisar 7-12 persen. Namun, jenis mangga manis dapat mencapai 16-18 persen.

Mangga juga banyak mengandung Zat-zat gizi antioksidan, juga terdapat kandungan beta-karoten dan vitamin C (beserta kalium, aktivitas vitamin A, karbohidrat, energi dan air)

Anda yang ingin membeli mangga bisa memilih mangga yang baik dengan warna hijau kekuning-kuningan, kulit licin, dan aroma yang manis. Hindarilah memilih buah yang terlalu keras atau terlampau lembek, memar, atau berbau fermentasi.


Seperti uraian diatas, selain enak untuk dimakan mangga ternyata berkhasiat untuk kesehatan tubuh kita.


1. Khasiat mangga sebagai Antioksidan Tubuh
Mangga pun merupakan sumber beta-karoten , kalium, dan vitamin C. Beta-karoten adalah zat yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A (zat gizi yang penting untuk fungsi retina). Beta-karoten (dan vitaminC) juga tergolong antioksidan, senyawa yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul-molekul tak stabil yang dihasilkan oleh berbagai proses kimia normal tubuh, radiasi matahari atau kosmis, asap rokok, dan pengaruh-pengaruh lingkungan lainnya.

2. Untuk menjaga kesehatan Gigi dan Gusi
Di samping berfungsi sebagai antioksidan, vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh-pembuluh kapiler, kesehatan gigi dan gusi. Ia membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi natrosamin , satu zat pemicu kanker. Vitamin C mampu pula membuat jaringan penghubung tetap normal dan membantu penyembuhan luka.

Kandungan vitamin C mangga cukup layak diperhitungkan. Setiap 100 gram bagian mangga masak yang dapat dimakan memasok vitamin C sebanyak 41 mg, mangga muda bahkan hingga 65 mg. Berarti, dengan mengkonsumsi mangga ranum 150 gram atau mangga golek 200 gram (1/2 buah ukuran kecil), kecukupan vitamin C yang dianjurkan untuk laki-laki dan perempuan dewasa per hari (masing-masing 60 mg) dapat terpenuhi.

3. Mangga mengandung Kalium menurunkan resiko stroke
Kalium mempunyai fungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kotraksi otot, dan membantu tekanan darah. Konsumsi kalium yang memadai dapat mengurangi efek natrium dalam meningkatkan tekanan darah, dan secara bebas memberikan kontribusi terhadap penurunan risiko karena stroke.

Satu penelitian menunjukkan bahwa bila seseorang menambahkan sepotong buah tinggi kalium ke dalam pola makanan sehari-hari, risiko terkena stroke fatal dapat dikurangi sebesar 40 persen. Konsumsi ekstra kalium sebanyak 400 mg setiap hari dapat mengurangi kemungkinan mendapat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kalium terdapat melimpah pada mangga. Tiap 100 gram mangga terkandung kalium sebesar 189 mg. Dengan mengkonsumsi sebuah mangga harumanis ukuran sangat kecil (minimal 250 gram), atau sebuah mangga gedong ukuran sedang (200-250 g), kecukupan kalium sebanyak 400 mg per hari dapat terpenuhi.

4. Bermanfaat untuk menumpas Kanker
Para ahli meyakini mangga adalah sumber karotenoid yang disebut beta crytoxanthin, yaitu bahan penumpas kanker yang baik.

5. Baik untuk pencernakan, kesehatan mata, mulut, dan tenggorokan
Kandungan asam galat pada mangga sangat baik untuk saluran pencernaan. Sedangkan kandungan riboflavinnya sangat baik untuk kesehatan mata, mulut, dan tenggorokan.

6. Menyembuhkan berbagai macam penyakit
Mangga pun berkhasiat membantu menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya radang kulit, influenza, asma, gangguan pengelihatan, gusi berdarah, radang tenggorokan, radang saluran napas, sesak napas dan borok. Selain itu juga bisa mengatasi bisul, kudis, eksim, perut mulas, diare, mabuk perjalanan, cacingan, kurang nafsu makan, keputihan, gangguan menstruasi, hernia dan rematik.

7. Manfaat buah mangga untuk terapi
Misalnya untuk Pembersih darah, Menurunkan panas badan, dan Menghilangkan bau badan. Mangga dianggap mampu membersihkan aliran darah dan mengurangi kelebihan panas badan. Selain itu mangga juga baik untuk menghilangkan bau badan.
 

Pengobatan dengan Buah Mangga


1.Pengobatan radang kulit
Gunakan kulit buah mangga. Caranya, 150 gram kulit buah mangga dimasak dengan air secukupnya hingga mendidih. Dalam kondisi hangat, air rebusan ini dipakai untuk mencuci bagian kulit yang mengalami sakit atau peradangan. Ramuan ini juga bisa digunakan untuk mengatasi eksim.

2.Pengobatan Penyakit influenza
Caranya, 200 gram daging buah mangga ditambah 10 gram jahe, dan dua batang daun bawang putih. Bahan-bahan ini direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc. Kemudian airnya disaring dan diminum selagi masih hangat.

3.Pengobatan untuk mabuk perjalanan
Caranya, mangga yang sebelumnya dikeringkan lalu direbus dengan air secukupnya. Setelah hangat, tambahkan madu secukupnya dan 10 cc air jeruk nipis lalu diaduk hingga rata. Selanjutnya ramuan ini diminum selagi hangat.

Demikian Manfaat Buah Mangga Untuk Kesehatan.


ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (LECI)

Leci yang manis kaya zat gizi karena mengandung kadar vitamin C dan kalium yang tinggi. Zat-zat yang ada dalam leci dapat mencegah dan mengobati aneka penyakit, antara lain batuk, luka lambung, dan hipertensi.

Buah leci (Litchi chinensis Sonn) berasal dari provinsi Kwantung dan Fukien di Cina Selatan. Pada tahun 1873 tanaman ini menyebar ke Hawaii, kemudian ke Florida, AS pada tahun 1883. Provinsi Kwantung dan Fukien di Cina terkenal sebagai produsen terbesar buah leci, diikuti oleh India dan negara-negara lainnya.Di Indonesia, tanaman leci belum begitu populer. Namun, karena memiliki cita rasa yang unik dan nilai ekonomi tinggi, tanaman ini juga telah mulai dicoba dibudidayakan di Bali (Gianyar, Tabanan, Badung) dan Cianjur.

Leci merupakan tanaman subtropis yang termasuk ke dalam famili Sapindaceae atau soapberry. Dikenal dengan beberapa istilah, seperti lichi, litchi, lichee, laichi, leechee, atau lychee. Buah leci memiliki harga jual yang tinggi, baik dalam keadaan segar maupun dalam bentuk olahan.

Kandungan Leci
Setiap 100 gram buah leci, terdapat 72 mg vitamin C. Vitamin ini adalah vitamin terbanyak yang dikandung buah leci. Hanya dengan memakan sembilan buah leci, kebutuhan harian vitamin C orang dewasa akan terpenuhi. Buah ini juga rendah lemak sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang sedang berdiet ataupun hanya mempertahankan berat badan.

Kandungan sukrosa dan glukosa buah leci juga sangat melimpah. Mengonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya. Kandungan gula di dalamnya sangat bervariasi, tergantung varietas leci. Selain itu, leci adalah sumber serat pangan (dietary fiber) yang lumayan. Sebab, setiap 100 gram buah leci, serat yang dimiliki sekitar 1,3 gram.

Membantu Pertumbuhan dan Mencegah Kanker
Selama ini, anggur merah dianggap paling baik untuk kesehatan jantung. Namun, berdasarkan penelitian di Prancis, ditemukan bahwa leci memiliki kandungan polifenol 15% lebih tinggi daripada anggur merah. Polifenol berguna untuk mencegah kerusakan jaringan sel tubuh yang bisa menyebabkan kanker. Penelitian tersebut dimuat dalam Journal of Nutrition. “Polifenol berperan sebagai benteng pertahanan yang melindungi tubuh dari serangan penyakit dan kerusakan sel,” kata David Grotto, penulis buku 101 Foods That Could Save Your Life!

Selain itu, di dalam buah leci, terdapat kalsium, fosfor, dan magnesium. Ketiga mineral ini sangat penting untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan. Mineral ini juga diperlukan oleh orang dewasa untuk menghambat laju osteoporosis.

Membantu Menurunkan Hipertensi
Kadar kalium yang terdapat dalam buah leci sangat tinggi. Kalium sangat berguna untuk meningkatkan keteraturan denyut jantung. Potasium, nama lain kalium, juga bagus untuk mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh. Selain itu, buah ini juga dapat dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.


Padat Gula
Kandungan air pada buah leci cukup tinggi, yaitu sekitar 77 – 83 persen, kadar energinya mencapai 66 kkal per 100 gram. Sebagian besar energi berasal dari karbohidrat (gula), yaitu sebesar 59,5 kkal, sisanya dari protein dan lemak berturut-turut sebesar 2,8 kkal dan 3,7 kkal. Kandungan karbohidrat pada buah leci cukup tinggi (16,53 g per 100 g buah) yang terdiri dari berbagai jenis gula.

Leci mengandung sukrosa dan glukosa melimpah, sehingga mengonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya. Kandungan gula yang terkandung pada leci sangat bervariasi tergantung dari varietas, tetapi umumnya mencapai 10–13 persen. Leci juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber) yang lumayan, yaitu sekitar 1,3 g per 100 g daging buah.Kadar lemak pada buah leci sangat rendah, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua kelompok usia, termasuk juga bagi yang sedang berdiet untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan. Karena itu, tidak ada batasan berapa banyak leci yang sebaiknya dikonsumsi per harinya.

Vitamin C dan Kalium
Vitamin yang paling menonjol pada buah leci adalah vitamin C dengan kadar 71,5 mg per 100 gram daging buah. Dengan mengonsumsi 100 gram buah leci, sudah dapat memenuhi lebih dari 100 persen kebutuhan vitamin C dalam sehari.

Vitamin C merupakan antioksidan alami yang sangat berguna untuk melawan serangan radikal bebas, penyebab penuaan dini, dan berbagai penyakit kanker. Berdasarkan keyakinan tersebut, dewasa ini vitamin C banyak ditambahkan ke dalam berbagai produk pangan olahan.

Mineral yang menonjol pada buah leci adalah potasium 171 mg, fosfor 31 mg, magnesium 10 mg, dan kalsium 5 mg. Walaupun dengan kadar yang rendah, leci juga mengandung zat besi, seng, tembaga, natrium, selenium, serta mineral lainnya.

Kalsium, fosfor, dan magnesium merupakan tiga serangkai mineral penting untuk pembentukan tulang dan kerangka tubuh yang normal, sehingga sangat dibutuhkan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan juga oleh orang dewasa untuk menghambat laju osteoporosis.

Tembaga merupakan salah satu mineral antioksidan. Kekurangan mineral ini dapat menggangu mekanisme normal tubuh dalam mengeliminasi keberadaan radikal bebas yang senantiasa terbentuk di dalam tubuh.

Mineral tembaga (Cu) dapat membentuk kompleks dengan sistem enzim antioksidan Superoksida Dismutase (SOD) yang berperan dalam menetralisasi radikal superoksida.

Hal yang sangat menarik perhatian dari komposisi mineral leci adalah perbandingan antara potasium (K) dan sodium (Na) yang sangat tinggi, yaitu 171:1. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena makanan olahan yang kita konsumsi sehari-hari umumnya mengandung Na tinggi, tetapi sangat rendah K. Hal tersebutlah yang menyebabkan semakin meningkatnya jumlah penderita hipertensi di Indonesia.

Kalium (disebut juga sebagai potasium) sangat berperan penting dalam meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Dengan demikian, patut disayangkan jika proses pengolahan pangan seringkali menyebabkan rendahnya rasio kalium terhadap natrium, akibat pemakaian garam dapur dan MSG (penyedap rasa) yang berlebihan.

Konsumsi bahan pangan yang tinggi K diharapkan dapat mengimbangi tingginya Na akibat konsumsi makanan yang banyak mengandung MSG dan garam. Rasio Na dan K dalam makanan sehari-hari yang sangat dianjurkan adalah 1:1. Komposisi gizi secara lengkap dari buah leci dapat dilihat pada Tabel 1.

Kadar asam pada buah leci mencapai 0,20–0,64 persen. Jenis asam paling dominan adalah asam malat yang mencapai 80 persen, sedangkan 20 persen sisanya terdiri dari asam sitrat, suksinat, levulinat, fosfat, glutarat, malonat, dan asam laktat. Kombinasi gula dan berbagai jenis asam tersebut menyebabkan leci memiliki cita rasa yang manis dan menyegarkan.

Obati Batuk dan Luka Lambung
Dalam sejarah pengobatan, buah leci dipercaya dapat mengobati batuk serta memiliki efek yang menguntungkan untuk menyembuhkan gastralgia, tumor, dan pembesaran kelenjar.

Telah dilaporkan bahwa pemberian leci segar di Florida, dapat menyembuhkan luka lambung, sehingga penderita yang sebelumnya merasa terganggu dapat kembali menikmati makanan dengan enak. Penyebab pasti dari hal tersebut belum diketahui secara ilmiah.

Seperti halnya buah lengkeng dan aprikot, buah leci juga tergolong ke dalam buah yang bersifat panas (karena kebanyakan matang di hawa dingin), sehingga sangat cocok dikonsumsi kelompok orang yang badannya lemah dingin.

Energi vital dan limpa mereka kebanyakan lemah, metabolisme dasarnya rendah, tubuhnya kurang menghasilkan energi, kaki dan tangannya juga terasa dingin di hari-hari yang panas sekalipun. Wajah mereka lebih putih daripada orang biasa, dan jarang merasa haus, serta tidak suka mengonsumsi makanan dingin. Buah-buahan yang bersifat panas sangat bermanfaat bagi mereka.



sumber : kaskus.us/thread/4237205
sumber : kaskus.us/showthread.php?t=10073345

ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (KELAPA HIJAU)

Pohon kelapa ini biasanya memiliki tinggi antara 20 - 30 meter.Batang nya tegak,silindris,permukaan kasar,coklat.Daunya majemuk,menyirip,berbentuk seperti pita,memiliki ujung yang runcing dan pangkal yang tumpul.Panjang daunya antara 0,5 - 1 meter,lebar 3 - 4 cm,berpelepah,tangkai silindris,panjang 0,5 - 1 meter,pertulangan sejajar dan berwarna hijau.
Adapun analisa nilai nutrisi daging buah kelapa umur 8 bulan adalah kadar air 90,59%, kalori437 kkal/100 g, minyak 26,67%, protein 10,67%, serat kasar 3,98%, totalkarbohidrat 38,45%, pati 13,53%, gula sebagai glukosa 24,92%.

Sementara komposisi asam amino daging buah kelapa adalah isoleusin 2,5 g/16 g N, leusin 4,9 g/16 gN, lisin 2,7 g/16 g N, metionin 1,5 g/16 g N, threosin 2,3 g/16 g N, tripthopan0,6 g/16 g N dan valin 3,8 g/16 g. Mineral utama yang terdapat pada daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2), P (2.4 ppm). Kandungan vitamin pada buah meliputi vitamin C (10 ppm), vitamin B(15 IU), dan vitamin E (2 ppm).

Minyak kelapa sangat mudah dicerna dan diabsorbsi tubuh karena mengandung trigliserida yang tersusun dari lemak rantai sedang (C6-C12). Komposisi asam lemak dalam minyak kelapa adalah C8 5-%, C10 6 – 10% dan C12 44 – 45% (total 55-65% asamlemak rantai sedang). Trigliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi premature.

Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (sebagai tokoferol), namun proses produksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E optimum dapat diperoleh melalui perbaikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO (VirginCoconut Oil) diyakini manfaatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap lebih ampuh dibandingkan dengan buah merah (Pandanus conoideus).

Air kelapa muda (7 – 8 bulan) mengandung protein 0,13 g, minyak 0,12 g, karbohidrat 4,11g, mineral Ca 20 mg, Fe 0,5 mg, vitamin asam askorbat 2,2 – 3.7 mg dan air95,01/ 100 g.

dengan kandungan seperti diatas,kelapa hijau bermanfaat untuk:
1.Keracunan:
Minum air sebuah kelapa hijau sampai habis.
2.Panas dalam:
Air sebuah kelapa hijau campur dengan sebutir telur ayam mentah. Aduk sampai rata, lalu diminum.

3.Menurunkan panas:
Segelas air kelapa muda, 1 sendok madu, diaduk rata. Diminum 2x sehari, masing-masing satu gelas untuk dewasa, atau 1/2 gelas untuk anak di bawah lima tahun.
4.Kencing batu:
Cara I: Sebuah kelapa hijau dikupas sampai mendekati batoknya, lubangi atasnya sebesar 5 – 6 cm, bakar di atas api sampai mendidih. Setelah dingin baru diminum sekaligus. Lakukan 1x sehari.
Cara II: Lubangi sebuah kelapa hijau, masukkan sebutir telur ayam, kocok supaya rata, minum langsung dari lubang kelapa itu.
5.Kolera:
Sebuah kelapa hijau, dipotong bagian atas dan bawahnya. Lubangi atasnya. Panaskan di atas api hingga airnya mendidih selama 10 menit. Setelah dingin diminum airnya 2x sehari.
6.Rambut rontok:
Sebuah kelapa hijau muda, potong bagian bawah dan atasnya. Atasnya beri lubang. Beri garam sedikit. Embunkan di luar rumah semalaman. Gunakan airnya untuk membasahi kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan sore hari sesudah mandi.
7.Demam karena gigitan serangga:
Minum air kelapa hijau sebanyak-banyaknya.
8.Nyeri menjelang haid:
Air kelapa dicampur dengan gula kelapa. Minum 2x sehari selama 3 hari berturut-turut menjelang haid.
9.Alergi (karena cuaca):
Air sebuah kelapa hijau diaduk dengan 1/4 gelas madu murni. Minum selama 3 hari berturut-turut.
Sukar tidur:
5 potong akar pohon kelapa hijau (@ 4 cm), dicuci, dipotong-potong. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, minum setengah cairan itu sebelum tidur.
10.Cacing kremi:
1/4 kelapa hijau dan 1 wortel diparut, campur kedua bahan ini dengan segelas air, peras, dan saring. Sebaiknya diminum malam hari sebelum tidur.
11.Mencegah uban:
Sebuah kelapa hijau diparut, peras santannya. Beri garam biarkan semalam. Pakai untuk keramas.

ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (JAMBU BIJI)


Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) - Kalori 49 kal - Vitamin A 25 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 87 mg - Kalsium 14 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 28 mg - Besi 1,1 mg - Protein 0,9 mg - Lemak 0,3 gram - Air 86 gram (iptek.net.id)
Dengan kandungan tersebut maka jambu biji dapat dipergunakan untuk mengobati penyakit antara lain:
1. Diabetes Mellitus
    Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
    Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan
    direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk
    diambil airnya.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

2. Maag
    Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
    Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,
    kemudian disaring untuk diambil airnya.
    Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)
    Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya
    Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian
    disaring untuk diambil airnya
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
    Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
    Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,
    airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

5. Masuk Angin
    Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai
    merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
    Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
    air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

6. Beser (sering kencing) berlebihan
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk
    beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
    Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5
    gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
    Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

7. Prolapsisani
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
    Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
    kemudian disaring untuk diambil airnya.
    Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat
    dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada
    bayi.

8. Sariawan
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
    Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
    kemudian disaring untuk diambil airnya.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

9. Sakit Kulit
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga
    jambu biji.
    Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus
    Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

10. Obat luka baru
     Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.
     Cara membuat: dikunyah sampai lembut
     Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar
     tidak mengelurkan darah terus menerus.

ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (Alpukat)

Alpukat
Pohon Alpukat tumbuh mencapai 20 meter.Daunnya mempunyai panjang 12-25 cm.Bentuk buah seperti pear dengan panjang 7-20 cm,berat antara 100 sampai 1000 gram,dan mempunyai biji besar berukuran antara 5-7 cm.alpukat merupakan buah klimakterik,yang berarti buah tersebut tua di pohon tetapi masak setelah di panen.Buah alpukat harus tua dulu untuk menjadi masak.


Khasiat buah Alpukat antara lain:

ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (Durian)

Salah satu buah yang sangat digemari oleh banyak orang adalah durian. Selain karena rasanya yang sangat lezat dan aromanya yang harum, ternyata buah durian merupakan salah satu makanan sehat karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya pada daging buahnya saja, tetapi juga pada kulit dan daunnya. Namun tidak banyak orang mengetahuinya, bahkan kadangkala mereka menganggap durian adalah buah yang dapat menyebabkan penyakit. Memang pendapat itu tidak sepenuhnya salah, karena makan buah durian dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu kadar kolesterol dalam durian juga cukup tinggi.

Tetapi durian merupakan makanan sehat yang baik untuk tubuh jika dimakan tanpa berlebihan. Di dalam daging buah durian mengandung banyak sekali zat gizi, di antaranya adalah karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asam folat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K), zat besi (Fe), zinc, mangaan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak serta sifatnya panas sehingga penderita diabetes dan ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi durian.

Fosfor dan zat besi yang terdapat dalam durian ternyata 10 kali lebih banyak daripada buah pisang. Kandungan gizi tiap 100 gram buah durian adalah 67 gram air, 2,5 gram lemak, 28,3 gram karbohidrat, 1,4 gram serat, 2,5 gram protein, dan menghasilkan energi sebesar kurang lebih 520 kJ.


Berikut ini beberapa manfaat durian bagi kesehatan tubuh:


Durian tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi bukan karena kandungan kolesterol yg tinggi (karena lemaknya merupakan lemak tak jenuh sehingga aman dari resiko hipertensi)
tetapi yang berpengaruh pada penderita hipertensi adalah kandungan alkohol pada durian.


   1. Dapat mengatasi anemia karena durian kaya akan asam folat dan zat besi.
   2. Dapat mengatasi sembelit karena durian banyak mengandung serat. Selain itu kulit durian yang dilumatkan dan dioleskan ke perut dapat memudahkan buang air besar.
   3. Menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan.
   4. Meningkatkan tekanan darah yang rendah karena mengandung zat besi dan sifatnya yang panas.
   5. Mengatasi bengkak.
   6. Mengobati penyakit ruam pada kulit (kurap).
   7. Baik untuk kesehatan tulang dan persendian karena mengandung kalsium, potasium, dan berbagai vitamin B.
   8. Kandungan mangaan dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.
   9. Kulit durian yang dibakar lalu dijadikan abu, airnya dapat melancarkan haid, tetapi juga bersifat abortif.
  10. Buahnya dapat sebagai obat penyakit kuning.
  11. Meningkatkan nafsu makan karena mengandung niasin dan thiamin.
  12. Riboflavin (vitamin B2) dapat membantu mengatasi migrain.
  13. Memelihara kesehatan tiroid karena kandungan tembaganya.
  14. Dapat mengurangi stres dan depresi karena kandungan piridoksin (B6).
  15. Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor (P).
  16. Kulit buah durian dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk.
  17. Akar dan air seduhan daun durian dapat sebagai antipiretik.
  18. Diyakini sebagai afrodisiak.
  19. Akarnya dapat untuk mengobati infeksi pada kuku.

www.pusatmedis.com

ANEKA BUAH DAN MANFAATNYA (Cerry)

Cerry Tumbuhan buah yang satu ini seringkali liar. Berdiri di tepi jalan dan relatif tak perlu perawatan khusus. Bentuk pohonnya seperti payung dengan daun-daun kecil, dan memungkinkan orang untuk berteduh di bawahnya.
Anak-anak kecil di hampir semua daerah di Indonesia biasanya paling suka bermain di bawah pohon Kersen atau Ceri yang banyak tumbuh di pinggir jalan. Buah kecil yang manis ini ternyata banyak sekali manfaat kesehatanya.

Bila buahnya tumbuh, maka akan muncul butir-butir kecil berwarna hijau di antara dedaunan. Saat matang, warnanya berubah menjadi merah dan rasanya sangat manis. Anak-anak biasanya sangat menyukai buah unik ini.Buah kecil-kecil ini sering disebut kersen. Nama latinnya Muntingia calabura L dan termasuk dalam keluarga tanaman Elaeocarpaceae. Selain di Indonesia, kersen juga banyak dibudidayakan di daerah hangat di seluruh dunia, seperti India, Malaysia, Filipina dan di banyak tempat lain di Asia Tenggara. 

Penelitian membuktikan buah Ceri ini punya banyak senyawa penting yang bermanfaat untuk tubuh. Seperti diungkap Julia F Morton dalam bukunya 'Fruits of Warm Climates (1987)' yang dilansir hort.purdue.edu, Rabu (9/2/2011) ada 12 senyawa penting dari buah Ceri.
Dalam setiap 100 gram buah kersen mengandung:
   1. Air (77,8 g)
   2. Protein (0,324 g)
   3. Lemak (1,56 g)
   4. Serat (4,6 g)
   5. Kalsium (124,6 mg)
   6. Fosfor (84,0 mg)
   7. Zat besi (1,18 mg)
   8. Karotin (0,019 mg)
   9. Vitamin B1 (Tiamin) (0,065 mg)
  10. Riboflavin (0,037 mg)
  11. Niacin (0,554 mg)
  12. Vitamin C (Ascorbic Acid atau antioksidan) (80,5 mg)


Kandungan gizi yang tinggi dari buah kersen, membuat buah kecil yang manis ini memiliki banyak manfaat kesehatan, antara lain:

   1. Antiseptik atau antibakteri
   2. Antispasmodik (kejang pada saluran cerna yang mungkin disebabkan diare, gastritis)
   3. Meringankan sakit kepala
   4. Meringankan gejala awal flu dan pilek
   5. Anti diabetes
   6. Anti inflamasi (anti peradangan)